Warga Dilarang Menambang Pasir di Jalur Lahar di Blitar

Written by indra renaldi on . Posted in Berita Daerah

images BLITAR – Penambangan pasir secara ilegal masih saja berlangsung di beberapa daerah di Jawa Timur. Dampak dari penambangan secara ilegal sudah pasti akan merusak lingkungan sekitar, namun itu tidak disadari para penambang. Aparat Kepolisian Sektor Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, melarang warga melakukan aktivitas penambangan di sekitar jalur lahar wilayah tersebut, menyusul terjadinya banjir bandang yang menyebabkan banyak kendaraan terseret arus saat menambang pasir. “Kami sudah memasang papan larangan untuk menambang di beberapa titik. Kami minta terutama jika cuaca gelap tidak melakukan penambangan,” kata Kepala Polsek Garum AKP Rusmin saat dikonfirmasi, Sabtu (9/1/2016). Ia mengatakan, banjir bandang terjadi Jumat (8/1/2015) malam di sekitar Kecamatan Garum. Hujan yang turun di daerah tersebut sebenarnya tidak terlalu deras, namun di sekitar Gunung Kelud (1.731 meter di atas permukaan laut) hujan sangat deras. Gunung itu masuk di wilayah perbatasan Kabupaten Kediri dan Blitar, termasuk jalur lahar juga mengalir lewat Kabupaten Blitar.Air dari kawasan Gunung Kelud mengalir melalui jalur lahar, salah satunya yang melewati Kali Putih di Kecamatan Garum. Sungai itu merupakan salah satu jalur lahar dan masih aktif. Ia mengatakan banjir bandang langsung datang lewati jalur lahar tersebut. Di saat itu, banyak warga yang masih melakukan aktivitas penggalian pasir. Akibat kejadian itu, sekitar tujuh truk terhanyut sampai sekitar 5 meter dari lokasi kendaraan itu parkir. Posisi kendaraan juga sudah bermacam-macam termasuk ada yang miring. “Ada tujuh kendaraan yang terhanyut saat itu, mengalami rusak berat dan ringan. Namun, untuk korban manusia nihil, sebab mereka langsung lari begitu banjir datang,” ujarnya.Untuk saat ini, kata Kapolsek, proses evakuasi kendaraan yang sempat terjerembab di pasir akibat terseret arus sedang dalam proses evakuasi dengan menggunakan alat berat. Kapolsek mengaku, aktivitas penambangan di lokasi itu sebenarnya dilarang. Namun warga dalam melakukan aktivitasnya menggunakan cangkul untuk mengumpulkan pasir dan bukan dengan mesin diesel. Ia sudah meminta pada paguyuban warga yang menambang pasir untuk menghentikan aktivitas penambangan terlebih dahulu, demi mencegah terjadinya korban jiwa, terutama saat terjadi banjir bandang.

176 total views, no views today

MEMASUKI MEA,MASYARAKAT KAB BLITAR HARUS KREATIF DALAM BERDAGANG

Written by indra renaldi on . Posted in Berita Daerah

BLITAR- Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar akan mengintensifkan standarisasi pada produk-produk unggulan yang ada. Ini diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar Drs Molan. Menurutnya, tahun ini Indonesia akan memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). MEA adalah bentuk integrasi ekonomi Asean dalam artian adanya sistem perdagangan bebas antara negara-negara Asean. Indonesia dan sembilan negara anggota Asean lainnya telah menyepakati perjanjian Masyarakat Ekonomi Asean atau Asean Economic Community (AEC). Dengan berlakunya MEA maka masyarakat di lingkungan ASEAN bisa melakukan transaksi perdagangan baik barang dan jasa secara bebas. “Situasi ini akan menuntut bangsa Indonesia memiliki daya saing yang kuat,” kata Molan. Pemerintah Kabupaten Blitar perlu melakukan langkah-langkah persiapan menghadapi MEA. Salah satunya dengan mengintensifkan standarisasi produk-produk unggulan di Kabupaten Blitar. Baik itu sesuai standart seperti Standar Nasional Indonesia (SNI) atau International Organization for Standardization (ISO). Sedangkan untuk makanan, minimal ada hak Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) meskipun Kabupaten Blitar tidak melakukan sendiri. “Hal ini harus mulai dilakukan oleh para pengusaha yang ada di Kabupaten Blitar. Meskipun Pemkab Blitar tidak bisa melakukan sendiri, namun ada fasilitas dari Pemerintah Provinsi Jatim maupun Kementrian untuk kegiatan bagi produk yang sudah siap di standarisasi,” ujarnya. Selain itu, setiap tahun ada program dari Pemerintah Provinsi Jatim untuk mengirimkan orang yang produknya layak SNI. Sehingga pihaknya berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum itu. “Kami berharap seluruh produk unggulan di Kabupaten ini memiliki standarisasi yang sesuai dengan ketentuan baik SNI, ISO atau sejenisnya yang diakui negara lain. Sehingga pada saat dilakukan transaksi dengan negara lain memiliki daya saing yang kompeten,” jelasnya lagi. Sementara perlu diketahui jumlah Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Kabupaten Blitar mencapai lebih dari 12 ribu. Beberapa produk unggulan di Kabupaten Blitar yang sudah cukup dikenal baik di tingkat daerah, regional, nasional maupun internasional yang menjadi andalan Pemerintah Kabupaten Blitar diantaranya kerajinan tempurung kelapa, sambel pecel, bubut kayu, gula kelapa, gerabah seni, keripik buah, batik tulis, senapan angin, aneka mainan anak, roti kering, makanan khas, enteng-enteng kacang, garmen, mebelair dan berbagai produk unggulan lainnya.

181 total views, no views today

AvmAvQOsK13DIRlJDIxWGiRcOfsJ1z9lWuO2KCX9kW7p

Latihan Bintek tanggal 27 oktober 2015

Written by indra renaldi on . Posted in Berita Daerah

  • Alz75I9C1rpb0C_otc8cyNK8vT5lVFZo5tPq-zL-47QP

  • bcca0dce-c406-41ae-b1fd-706c4761e830

  • AvmAvQOsK13DIRlJDIxWGiRcOfsJ1z9lWuO2KCX9kW7p

  • eefd0c62-de8f-444c-905a-983249679c5d eefd0c62-de8f-444c-905a-983249679c5d(1)
Bimbingan Teknis di Biro Hukum Propinsi Jawa Timur yang di laksanakan pada hari Selasa Tanggal 27 Oktober yang telah di ikuti oleh 5 Kabupaten/Kota di wilayah Propinsi Jawa Timur di antaranya : 1. Kabupaten Blitar, 2.Kabupaten Nganjuk, 3. Kabupaten Pacitan, 4. Kabupaten Madiun 5. Kabupaten Ponorogo.

232 total views, no views today

Stephen Hawking: Sains Lebih Meyakinkan dari Tuhan

Written by indra renaldi on . Posted in Berita Nasional

222489_stephen-hawking_663_382 VIVAnews – Pakar fisika terkenal dunia, Stephen Hawking kembali menegaskan pemikirannya tentang keberadaan penciptaan alam semesta. Dalam sebuah wawancara, ia mempertegas pernyataan kontroversial yang selama ini disampaikan seputar teori penciptaan. Melansir IBTimes, Senin 29 September 2014, Hawking kembali menyatakan bahwa tuhan tidak ada serta keajaiban ataupun mukjizat yang dikenal dalam tradisi agama, sesungguhnya tidak terkait dengan ilmu pengetahuan. Fisikawan Universitas Oxford itu menyampaikan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Spanyol, El Mundo yang dilaporkan Cnet. Ia mengatakan alam semesta merupakan hasil fenomena ilmiah bukan fenomena spiritual. “Sebelum kita memahami ilmu pengetahuan, wajar kalau kita meyakini Tuhan lah yang menciptakan alam semesta. Tapi sekarang sains menawarkan penjelasan yang lebih meyakinkan,” kata Hawking. Pada kesempatan itu, Hawking juga menjelaskan pemikirannya yang menyatakan teori ilmiah akan memandu manusia mengetahui ‘pikiran tuhan’. “Yang saya maksud dengan mengetahui pikiran Tuhan adalah kita akan tahu segala sesuatu yang Tuhan akan ketahui, tapi jika ada Tuhan. Nyatanya Tuhan tidak ada. Saya seorang atheis,” ujarnya. Ia meyakini semua realitas yang ada di dunia ini bisa dijelaskan dengan teori ilmiah. “Tidak ada aspek realitas di luar jangkauan pikiran manusia,” katanya menjelaskan. Pandangan ekstrim Hawiking tentang tuhan itu sudah pernah disampaikan sebelumnya. Pada sebuah pidato April tahun lalu, pada kuliah umum berjudul “The Origin of the Universe” di California Institute of Technology, Amerika Serikat. Saat memasuki ruangan auditorium, Hawking langsung menanyakan kepada para peserta yang datang. Mengapa kita di sini? Ia pun mengatakan, saat ini masih banyak orang yang merasa bahwa Tuhan ada di balik penciptaan alam semesta. Tanpa meninjaunya dari sisi ilmu pengetahuan. “Apakah Tuhan lakukan sebelum menciptakan alam semesta? Dan apakah Dia (Tuhan) menyiapkan neraka untuk orang-orang yang menanyakan pertanyaan itu,” kata Hawking saat itu.

438 total views, no views today

BUPATI BLITAR: KEPSEK HARUS KEMBANGKAN AKHLAK MULIA

Written by indra renaldi on . Posted in Berita Daerah, Berita Jatim, Berita Nasional

kepsek2014-300x200 Blitar – Bupati Blitar, H. Herry Noegroho kembali mengambil sumpah dan janji Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Penilik sejumlah 375 orang dengan rincian 347 Kepala Sekolah SD, 10 orang Kepala Sekolah SMP, pengawas Sekolah 16 orang dan penilik Sekolah 1 orang. Ini sesaui dengan SK Bupati Blitar 820/132/409.205/2014, 820/133/409.205/2014, 820/134/409.205/2014 tanggal 24 September 2014. Jabatan Kepala Sekolah bukanlah sebuah tujuan utama yang harus dicapai oleh seorang guru. Namun Kepala Sekolah merupakan guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Sehingga diharapkan tugas Kepala Sekolah menjadi amanah. Diharapkan pula Kepala Sekolah berakhlak mulia, menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah. Demikian sambutan Bupati Blitar, saat pengambilan sumpah dan pelantikan jabatan Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Penilik Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, Kamis (25/9) di Pendopo Ronggo Hadinegoro. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar juga mengungkapkan, ada lima standart kompetensi kepala sekolah diantaranya; kepribadian, manajerial, kwirausahaan, supervise dan kompetensi social. Manajerial berarti memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan Sumber Daya Sekolah secara optimal. Dan mengelola perubahan pengembangan sekolah menuju organisasi pembelajar yang efektif. Kepala Sekolah juga harus dapat bekerjasamadegan pihak lain untuk kepentingan sekolah dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar juga berpesan kepada orang tua harus mampu membekali anak didik sebagai pemilik masa depan bangsa dengan bekal nilai-nilai luhur, kemampuan dan watak yang berakar pada budaya bangsa.

368 total views, no views today

BUPATI BLITAR KIRAB PIALA WAHANA TATA NUGRAHA (WTN)

Written by indra renaldi on . Posted in Berita Daerah, Berita Jatim, Berita Nasional

Blitar – Untuk ketiga, Kabupaten Blitar meraih penghargaan di bidang transportasi. Jika tahun lalu, Kabupaten dengan sebutan seribu candi ini mendapatkan penghargaan berupa Plakat dan Sertifikat Wahana Tata Nugraha (WTN), Tahun 2014 ini, mendapatkan Piala WTN kategori Kota kecil. Wujud syukur mendapat penghargaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar kirab Piala WTN di RTH Kecamatan Wlingi , Rabu (17/9). Sebelum memberangkatkan peserta kirab Piala WTN, Bupati Blitar, H. Herry Noegroho yang didampingi Wakil Bupati Blitar, H. Rijanto dan sejumlah Kepala SKPD mengungkapkan, penghargaan WTN adalah penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada kota-kota yang mampu menata transportasi public dengan baik. Diperolehnya plakat dan sertifikat tahun lalu memacu masyarakat Kabupaten Blitar untuk makin berbenah. Ini juga darui hasil evaluasi Tim Penilai tahun-tahun sebelumnya. Dengan semangat dan kekompakan, tahun ini Kabupaten Blitar bisa meraih Piala WTN yang didserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan RI, EE. Mangindaan di Jakarta, awal bulan lalu. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga mengatakan, penghargaan Piala WTN bukanlah akhir dari usaha dalam menata system transportasi, namun menjadikan pendorong semangat untuk bersama-sama masyarakat mewujudkan terciptanya lalu lintas dan angkutan yang tertib, lancar, selamat,aman, efisien, berkelanjutan dan menjamin ekuitas hak pengguna jalan. Untuk itu, Bupati Blitar mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Blitar untuk terus berupaya mewujudkan system transportasi dan pelayanan angkutan yang lebih baik,tidak hanya di Kota Wlingi namun kota-kota maupun kecamatan lainnya yanga da di Kabupaten Blitar. Diakhir sambutannya, BUpati Blitar mengucapkan terim aksih kepada seluruh masyarakat Wlingi dan para stakeholder yang telah membantu terciptanya Kota Wlingi yang lebih tertib dalam berlalu lintas sehingga penghargaan berupa PIala Wahana tata Nugraha di tahun ini bisa didapatkan. Dalam kesempatan tersebut, Buypati Blitar beserta jajarannya bersama masyarakat mengadakan tasyakuran dengan potong tumpeng. Kirab yang berlangsung sekitar 45 menit dengan rute start- finish Ruang Terbuka Hijau (RTH) Wlingi tersebut antara lai melewati Lingkungan Pandean, Beru. Kirab dimeriahkan oleh iring-iringan motor Pantom, juru parker, sepeda onthel dan mobil antik. (Humas)

431 total views, no views today